Kritik untuk Kajian Kriminalisasi Ulama (Day 32 of 99)

sertifikasi-khatib

Sumber foto : Facebook Mba Asri Supatmiati

Kemarin, saya menjadi salah satu narasumber kajian online berjudul Di Balik Upaya Mengkriminalkan Ulama menjelang Pilkada Jakarta. Kalau ada yang tidak puas dengan kajian tersebut, saya adalah orang pertama yang paling dan sangat tidak puas dengan kajian tersebut.

Sejak awal saya merasa bahwa tema diskusi kajian ini terlalu sulit untuk saya. Saya merasa bahwa saya harus berbicara hanya untuk memberikan peringatan kepada masyarakat muslim, bahwa terjadi upaya sistematis kriminalisasi ulama. Kritik utama saya terhadap kajian ini adalah, kekurangan para narasumber (termasuk saya sendiri, dong, jadinya) dalam menyampaikan data dan fakta riil untuk membuktikan bahwa memang sedang terjadi upaya menjadikan para ulama sebagai kriminal. Kecuali para ulama yang selalu mendukung pemerintah, tentu saja, nggak ada yang perlu dikhawatirkan.

Continue reading

Advertisements

Istri Selebritis Caisar YKS Bagi Pengalaman Berhijrah (ODOP Day 31 of 99)

indadari

Sumber foto : Hidayatullah.com

Berikut ini versi asli yang saya kirimkan ke Hidayatullah.

***

Gemerlap kehidupan selebritis tak menyilaukan langkah sejumlah selebritis perempuan di tanah air untuk berhijrah menuju pemahaman agama yang lebih baik. Hijrahnya mereka yang ditandai dengan pemakaian hijab secara konsisten di ruang publik sudah lama menjadi perhatian muslimah di manca negara. Untuk itu komunitas Muslimat Indonesia Antar Negara untuk Ummat (Mutiara Ummat) menggelar diskusi “Yuk Hijrah, Yuk Ngaji” yang memberikan ruang bagi selebritis berbagi pengalaman spiritual dengan para muslim di mancanegara, demikian menurut Nurisma Fira, kepada Hidayatullah (10/2).

Continue reading

Tentang Islam yang Terasingkan, Taushiyah dari Sheffield (ODOP Day 27 of 99)

sheffield

Sumber foto: Journey of a muslim

Pengajian online One Week One Juz (OWOJ) Kamis lalu, yang ngisi sharing Teh Rinta yang sekarang berdomisili di Sheffield. Beliau menyampaikan taushiyah yang untuk saya pribadi pas banget di hati, yakni Islam yang Terasingkan.

Teh Rinta mengawali taushiyahnya dengan membacakan hadits “Islam datang dalam keadaan yang asing, akan kembali pula dalam keadaan asing. Sungguh beruntunglah orang yang asing” (HR. Muslim no. 145).

Siapa sebetulnya orang-orang yang terasing (al ghuroba’)? Menurut hadits, Dari ‘Abdurrahman bin Sannah. Ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabad, “Islam itu akan datang dalam keadaan asing dan kembali dalam keadaan asing seperti awalnya. Beruntunglah orang-orang yang asing.” Lalu ada yang bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai ghuroba’, lalu beliau menjawab, “(Ghuroba atau orang yang terasing adalah) mereka yang memperbaiki manusia ketika rusak.” (HR. Ahmad 4: 74)

Continue reading

Muslim Eropa Tanggapi Pernyataan Selebritis (ODOP Day 24 of 99)

hidayatullah

Sumber foto: Hidayatullah.com

Berikut ini versi asli yang saya kirimkan untuk redaksi Hidayatullah. Versi tayang yang sudah diedit redakturnya bisa dilihat dengan meng-klik di sini.

***

Muslim Eropa Tanggapi Pernyataan Selebritis

Cuitan selebritis Indonesia di media sosial yang menyatakan, “Semua orang berpakaian seperti orang Arab, bendera tulisan Arab, adat istiadat Arab, kenapa ngga pada pindah Arab aja ya?”, tak hanya viral di Indonesia tetapi juga di manca negara. Untuk menanggapi hal tersebut Muslimat Indonesia Antar Negara untuk Ummat (Mutiara Ummat) menggelar diskusi Apakah Syariat Islam Budaya Arab?, demikian menurut Nurisma Fira kepada Hidayatullah, Ahad (29/1).

Continue reading

Sulitnya Sholat Jumat di Paris (ODOP Day 22 of 99)

paris

Kajian One Week One Juz (OWOJ) yang diselenggarakan online di skype pekan lalu yang sharing ilmua adalah Mba Sarah Ismi Kamilah, yang berdomisili di Paris. Beliau menyampaikan bahasan Menemukan Kedamaian Hati. Selepas tilawah dan taushiyah, seperti biasanya acaranya ngobrol bebas, ramah tamah, silaturahmi.

Iseng-iseng saya menanyakan kondisi umat Islam di Paris. Saya pikir karena Paris ini ibu kota negara, mesti jumlah muslimnya sudah cukup banyak, minimal seperti di London.

Ternyata dugaan saya keliru. Menurut Mbak Ismi, di Paris sulit mencari masjid. Lebih sulit lagi mencari tempat untuk menyelenggarakan sholat Jumat. Biasanya bapak-bapak warga Indonesia menggunakan KBRI untuk sholat Jumat, dan tidak ada tempat lainnya.

Continue reading

Pengingat Kematian dari Liverpool (ODOP Day 19 of 99)

hizb

Aksi muslimah di depan kedutaan Amerika Serikat, London, Sumber foto alamy.com

Dua pekan lalu saya ikut kegiatan kajian online One Week One Juz (OWOJ). Sebetulnya acara kajiannya biasa saja, selama satu jam gantian membaca Alquran sampai selesai 1 juz, lantas ada yang menyampaikan sharing. Atau taushiyah. Atau diskusi. Atau ngobrol, atau apa pun namanya…

Sharing pekan lalu disampaikan oleh Mela Mustika Amalia. Beliau menyampaikan materi tentang Doa Meminta Khusnul Khatimah. Sayangnya saya nggak mencatat nasihat dari Mbak Mela.

Yang ada malah saya curcol berkepanjangan…

Continue reading