Istri Selebritis Caisar YKS Bagi Pengalaman Berhijrah (ODOP Day 31 of 99)

indadari

Sumber foto : Hidayatullah.com

Berikut ini versi asli yang saya kirimkan ke Hidayatullah.

***

Gemerlap kehidupan selebritis tak menyilaukan langkah sejumlah selebritis perempuan di tanah air untuk berhijrah menuju pemahaman agama yang lebih baik. Hijrahnya mereka yang ditandai dengan pemakaian hijab secara konsisten di ruang publik sudah lama menjadi perhatian muslimah di manca negara. Untuk itu komunitas Muslimat Indonesia Antar Negara untuk Ummat (Mutiara Ummat) menggelar diskusi “Yuk Hijrah, Yuk Ngaji” yang memberikan ruang bagi selebritis berbagi pengalaman spiritual dengan para muslim di mancanegara, demikian menurut Nurisma Fira, kepada Hidayatullah (10/2).

Di dalam diskusi tersebut dihadirkan Indadari Mindrayanti, S.I.Kom istri mantan selebritis Caisar YKS dan Caria Ningsih, mahasiswa program PhD bidang Foreign Studies di Hankuk University, Seoul, Korea Selatan yang dipandu Nurul Annisa dari Australia.

“Saya berasal dari keluarga yang beragama Islam,” tutur Indadari berbagi kisah. Setelah memperdalam Islam, istri mantan selebritis Caisar yang pernah populer dalam program telvisi Yuk Keep Smile ini akhirnya menyadari selama ini Islamnya hanya keturunan atau ikut-ikutan. Indadari merasa dirinya menjadi muslim tetapi tidak hidup secara Islam. Belakangan ia menyadari ternyata Islam tidak hanya mengatur urusan sholat, zakat, sedekah, umroh saja, tetapi juga bisnis, perdagangan, pengasuhan anak, kerumahtanggaan dan hal-hal yang semula tak ia ketahui.

Tentang proses hijrahnya hingga berhijab, ibu dua putra ini menyatakan memang banyak cobaannya.

“Pasti ada ujiannya, seperti disindir atau dihina orang,” tuturnya. Ia lantas membagi sejumlah tips agar bersabar di dalam proses hijrah.

“Yang pertama, selalu meletakkan kematian di mata kita,” tuturnya. Berikutnya adalah berdoa kepada Tuhan agar diberikan kekuatan bersabar hingg akhir hayat, banyak mendatangi majelis agaman, dan berkumpul dengan orang-orang saleh.

Caria Ningsih menjabarkan makna hijrah, yakni berpindah dari satu tempat/keadaan ke tempat/keadaan lain. Dosen di fakultas ekonomi Universitas Pendidikan Indonesia Bandung ini menyatakan, “Kunci hijrah terletak pada perubahan pemikiran seseorang sehingga harus muncul dari kesadaran sendiri tanpa paksaan agar pengaruhnya kuat,” ungkapnya merujuk Surat Ar Ra’d 11.

Pengasuh Rumah Muslimah Indonesia di Korea Selatan (Rumaisa Korsel) ini berpesan, “Agar perbuatan hijrah diterima Allah maka harus memenuhi dua syarat yaitu keikhlasan karena Allah semata, dan benar secara agama.” Karena itu menurut Caria diperlukan kesediaan dari setiap muslim untuk terus mengkaji ilmu agama.

Diskusi diikuti hampir 100 peserta perempuan dari Inggris, Belanda, Swedia, Jerman, Norwegia, Belgia, Australia, Korea Selatan, Taiwan, Jepang, dan Indonesia.

Di akhir acara Indadari dan Caria mengajak para muslimah untuk tidak ragu berhijrah.

Dimuat di Hidayatullah.com, https://www.hidayatullah.com/berita/berita-dari-anda/read/2017/02/11/111603/kunjungi-korea-istri-selebritis-caisar-yks-berbagi-pengalaman.html

Colchester, Essex, 13 Februari 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s