Ahok VS Kyai Ma’ruf Amin? (ODOP Day 25 of 99)

kyai-maruf-amin

Sumber foto: Harian Terbit

Dalam persidangan Ahok ke-8 kemaren ada berita yang langsung bikin kening saya berkerut, yakni berita bahwa Ahok akan melaporkan Ketua MUI KH Ma’ruf Amin ke polisi. Nampaknya pihak Ahok tidak menerima bahwa Kyai Ma’ruf menyatakan dirinya tidak berafiliasi dan mendukung paslon mana pun. Pihak Ahok berkeras akan menunjukkan bukti bahwa Kyai yang sudah berusia 73 (atau 75?) tahun itu pernah telpon-telponan dengan Presiden SBY.

Nggak pake nunggu lama, Gatra langsung menurunkan beritaLecehkan Ma’ruf Amin, GP Ansor Siap Berperang  dengan Ahok. Beritanya begini, “Gerakan Pemuda (GP) Ansor mengecam terdakwa penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan kuasa hukumnya yang dinilai arogan dalam persidangan Selasa ini (31/1/17) di Jakarta Selatan. Ahok dan kuasa hukum dinilai merendahkan Rois Aam PBNU, KH Ma’ruf Amin, yang menjadi saksi dalam kasus tersebut.

Ketua Bidang Antarlembaga pengurus wilayah GP Ansor DKI Jakarta Redim Okto Fudin menilai selain arogan, Ahok sarkastik, kasar, melecehkan dan menghina marwah NU. Tim kuasa hukum Ahok juga berlaku intimidatif terhadap Ma’ruf Amin.

“Saya melihat sikap dan perlakuan Ahok dan tim kuasa hukum kepada KH Ma’ruf Amin di persidangan kasar, sarkastik,  melecehkan, dan mengina marwah NU. Mereka sangat intimidatif. Kami tidak terima,” ujarnya di Jakarta, Selasa (31/1).

Dalam persidangan, kuasa hukun Ahok menuduh Ma’ruf Amin menyembunyikan fakta pernah menjadi anggota Wantimpres pada era Presiden SBY. Ma’ruf Amin hanya menyebutkan pekerjaan yang masih ia jalani saat ini dan tidak lagi menjadi anggota Wantimpres.

Kuasa hukum terdakwa kasus penistaan agama juga menuduh kyai sepuh itu didikte SBY. Antara lain dengan menerima Agus Harimurti – Sylviana Murni di PBNU dan membuat fatwa.

GP Ansor DKI Jakarta, sambungnya, akan membuat perhitungan dengan Ahok. Redem menyebut Ahok telah menabuh genderang perang dengan Gp Ansor.

“Pengacara Ahok menabuh genderang perang dengan NU. Kyai Ma’ruf pimpinan tertinggi NU, dengan puluhan juta pengikut. Kami akan catat ini sbg pelecehan tak terkira pada warga NU,” ujarnya.”

Beruntung Mbak Yenny Wahid tanggap. Beliau langsung membuat pernyaan tertulis yang disebar ke media-media mainstream mengimbau agar kubu Ahok tak memperkarakan kesaksian Kyai Ma’ruf Amin.

“Kami berharap agar baik Pak Ahok maupun pengacaranya mengurungkan niat untuk membawa Kiai Ma’ruf Amin ke pangadilan menyangkut kesaksian beliau hari ini,” ujar Yenny di Jakarta, Selasa (31/1/2017).

Menurut Yenny, ada sejumlah alasan kenapa ia meminta Ahok untuk tak memperkarakan kesaksian Ma’ruf Amin. Salah satunya agar kerukunan bangsa tetap terjaga.

“Kami memahami bahwa menuntut ke pengadilan adalah hak yang dimiliki oleh setiap warga negara apabila merasa diperlakukan tidak adil oleh orang lain. Namun mengingat situasi kebatinan bangsa kita saat ini, sangat rentan terpecah belah. Alangkah eloknya kalau justru Pak Ahok menunjukkan sikap besar hati dan memilih pendekatan dialogis dengan pihak Kiai Ma’ruf Amin,” kata Yenny.

Saat ini, ucap putri Presiden ke-4 RI Gus Dur itu, begitu banyak aksi tuntut-menuntut yang terjadi dan menyebabkan energi bangsa habis di tengah jalan. Padahal begitu banyak persoalan bangsa yang harus dihadapi sehingga seluruh elemen masyarakat hendaknya bersatu padu agar bisa menuntaskannya.

“Imbauan ini saya sampaikan kepada Pak Ahok dalam kapasitas saya sebagai warga NU, karena kebetulan Kiai Ma’ruf Amin juga adalah Rois Am NU, selain juga karena usia beliau yang sudah sepuh,” ungkap dia.

Selain itu, Yenny juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan selalu mengedepankan sikap tabayun atau klarifikasi ketika menghadapi masalah. Sehingga, tidak tercipta konflik horizontal di mata masyarakat.

Pihak Ahok sendiri menyatakan tetap akan membawa kesaksian Kyai Ma’ruf Amin ke polisi.  Di persidangan Ahok mengaakan ke Kyai Ma’ruf, “Meralat tanggal 7 Oktober ketemu paslon nomor 1, jelas-jelas itu mau menutupi! Saudara Saksi menutupi riwayat hidup pernah menjadi Wantimpres SBY. Tanggal 6 (Oktober) disampaikan pengacara saya ada bukti telepon (dari SBY) untuk minta dipertemukan. Untuk itu, Saudara Saksi tidak pantas menjadi saksi, tidak objektif lagi ini, sudah mengarah mendukung paslon 1! Saya berterima kasih, saudara saksi ngotot di depan hakim bahwa saksi tidak berbohong, kami akan proses secara hukum saksi untuk membuktikan bahwa kami memiliki data yang sangat lengkap.”

Menurut Ahok, Presiden SBY menelpon Kyai Ma’ruf untuk mendiktekan dua pesan. Pesan pertama adalah agar pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta Agus-Sylvi diterima di PBNU. Kedua agar segera dikeluarkan fatwa soal dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok.

Belakangan,  tim pemenangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok membantah pihaknya akan melaporkan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin atas dugaan pemberian keterangan palsu dalam persidangan kasus penistaan agama pada Selasa, 31 Januari 2017.

“Tidak benar bahwa Pak Ahok akan melaporkan Kiai Ma’ruf Amin ke pihak kepolisian terkait dengan kesaksiannya dalam persidangan 31 Januari 2017,” ujar Sekretaris TIm Pemenangan Ahok-Djarot Ace Hasan Syadzily dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 31 Januari 2017.

Jujur, saya juga nggak tahu siapa yang benar dan siapa yang salah. Hanya saja, kalau mau adil, seharusnya Ahok memang bisa membuktikan di hadapan hukum bahwa Kiai Ma’ruf Amin berbohong. Entah pakai barang bukti apa. Menyadap telepon Kiai Ma’ruf?

Yang pasti kalau mau diteruskan, episode Ahok VS Kiai Ma’ruf Amin bisa jadi sangat rame. Apalagi kalau GP Anshor dan/atau Banser NU ikut turun tangan.

Allahua’lam.

Colchester, Essex, 1 Februari 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s