Diare dan Muntah pada Anak (ODOP Day 14 of 99)

diare

Di dalam gambar ini sudah benar, yakni memberikan banyak cairan kepada anak untuk mencegah dehidrasi.

Penanganan bayi dan balita dengan diare dan muntah berulang:
1) Bayi ASI tetap disusui sebanyak yang ia mau. Bayi dengan susu formula bisa diberi minum air masak tambahan di antara jatah susu botolnya dalam sehari. Tetap berikan susu formula sesuai takaran, tidak perlu diencerkan.
2) Balita bisa mendapatkan minuman tambahan seperti susu rendah lemak, tetapi jangan diberi jus buah atau minuman semacam coca cola karena ini membuat diare semakin berat.
3) Jika anak sudah mendapatkan makanan (MPASI, atau makan biasa), tawarkan untuk makan.
4) Bisa diberikan oralit yang tersedia di apotek.

Kapan harus ke dokter/rumah sakit?
Muntah-muntah biasanya bisa ditangani sendiri di rumah selama 1-2 hari. Diare bisa ditangani di rumah selama 5-7 hari. Jika berlangsung lebih lama dari ini, atau jika muncul tanda-tanda dehidrasi, kapan pun, bawa anak ke pusat kesehatan terdekat.

Tanda-tanda dehidrasi:
1) Mata anak cowong.
2) Pada bayi, ubun-ubun cekung ke dalam.
3) Ketika menangis air matanya hanya sedikit atau tidak keluar air mata sama sekali.
4) Mulut anak nampak kering.
5) Air kencing anak lebih sedikit (lebih jarang ganti popok)
6) Air kencing anak/bayi berwarna kuning.

Kapan harus ke UGD/IRD?
1) Kesadaran anak menurun.
2) Bayi usia 0-3 bulan demam sampai 38*C, dan bayi 3-6 bulan demam sampai 39*C. Di atas 6 bulan, suhu tubuh anak bukan indikator yang bisa menentukan seberapa serius penyakitnya.
3) Ada lendir dan/atau darah pada BAB anak.
4) Muntah anak berwarna kehijauan.
5) Anak mengeluh sakit perut yang teramat sangat.

Pemberian oralit:
1) Berikan sedikit-sedikit (boleh diminumkan/disuapkan). Ulang setiap 4 jam.
2) Ketika cairan oralit diberikan, janan berikan makanan pada anak.
3) Jangan berikan obat apa pun untuk menstop diare/muntah, kecuali dengan resep dokter.

Mencegah penularan diare dan muntah bagi anggota keluarga lain:
1) Biasakan seluruh anggota keluarga untuk mencuci tangan pakai sabun.
2) Biasakan cuci tangan pakai sabun setiap kali selesai BAB, BAK, setiap selesai mengganti popok, dan setiap sebelum makan.
3) Setiap anggota keluarga punya handuk sendiri-sendiri.
4) Bayi dan anak yang menderita muntah dan diare dirawat tersendiri di rumah (libur dari sekolah/tempat penitipan anak/bayi) selama minimal 48 jam, dihitung sejak diare dan muntah berhenti. Jangan buru-buru disuruh sekolah.
5) Anak tidak berenang di kolam renang umum selama minimal 2 minggu, dihitung sejak diare dan muntah berhenti.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s