Penanganan Demam pada Anak (ODOP Day 9 of 99)

demam

Di facebook nemu kumpulan album foto diberi judul Solusi Ketika Anak Sakit. Begitu melihat baru halaman pertama (foto di atas), langsung ngecek pemilik album foto tersebut dan nampaknya yang bersangkutan backgrundnya bukan ilmu kesehatan. Padahal yang nge-like udah sampe angka 18K alias 18rebu lebih… Prihatin banget ngeliatnya…

Sebenarnya agak ragu nulis beginian. Kuatir dibantai oleh pendukung pseudoscience. Sekarang ngga punya waktu untuk debat ala pro-anti vaksinasi kayak zaman beberapa tahun lampau… Tapi ya sudahlah… nulis untuk yang mau saja… Itung-itung berpartisipasi dalam rangka turn back hoax alias melawan hoax…

Mari kita lihat gambar di atas. Penanganan ketika anak demam disebutkan berikan baju tipis, kompres dengan air hangat, balur tubuh dengan bawang merah, berikan madu dan air kelapa muda.

Baju tipis. Ini relatif. Kalau di Inggris dan pas musim dingin seperti sekarang, ya nggak mungkinlah kita berikan kepada bayi hanya kaos singlet dan celana pendek. Prinsipnya, berikan pakaian agar anak merasa nyaman.

Kompres air hangat. Menurut website Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dibolehkan. Di situ dituliskan, “Penggunaan kompres air hangat di lipat ketiak dan lipat selangkangan (inguinal) selama 10-15 menit akan membantu menurunkan panas dengan cara panas keluar lewat pori-pori kulit melalui proses penguapan.”

Tapi gimana kalau demam anak lebih dari 40 derajat dan nggak turun meski sudah diberi obat penurun panas? Website IDAI menyatakan, “Penting untuk memberikan obat penurun panas terlebih dahulu untuk menurunkan pusat pengatur suhu di susunan saraf otak bagian hipotalamus, kemudian dilanjutkan kompres air hangat.”

Membalur badan anak dengan bawang merah. Belum ada data ilmiahnya bawang merah bisa menurunkan demam pada anak. Alih-alih, kulit anak malah bisa menjadi iritasi.

Memberikan madu dan air kelapa muda. Pada prinsipnya, jaga agar anak tidak dehidrasi. Beri makan apa pun yang dia mau. Kalau anak masih berusia 0-6 bulan, tentu saja makanan terbaiknya adalah Air Susu Ibu (ASI). Kalau menurut ilmu kedokteran yang lazim, madu hanya boleh diberikan kepada anak berusia lebih dari 12 bulan. Di website IDAI disebutkan, “Konsumsi madu pada bayi berusia kurang dari 12 bulan dapat meningkatkan risiko infant botulism (penyakit botulisme pada bayi).”

Jadi bagaimana penanganan demam pada anak?

1) Cek temperatur dengan termometer. Standar National Health Service United Kingdom (NHS UK) dinyatakan demam jika suhu lebih dari 37,5*C (99.5*F). Sebaiknya diukur pakai termometer digital supaya lebih akurat.
2) Tetap beri makan dan minum sebanyak yang anak mau. Susui bayi sebanyak yang dia mau. Ditawari makan, tetapi nggak perlu dipaksa. Beri minum cairan apa pun yang sehat (air, susu, juz buah). Prinsipnya, beri makan sering, porsi kecil. Karena udah biasanya anak sakit males makan.
3) Awasi tanda-tanda dehidrasi; mulut kering, mata cowong, menangis nggak keluar air mata, ubun-ubun bayi cekung, pada bayi, hitung jumlah popok kotornya. Curigai kalau jumlah pipisnya berkurang dari biasanya.

Obat

1) Parasetamol dapat diberikan pada anak berusia minimal 2 bulan.
2) Ibuprofen dapat diberikan kepada anak berusia minimal 3 bulan atau berat badannya lebih dari 5 kg.
Untuk pemberian parasetamol dan ibuprofen sirup, lihat dosis pada kemasan obat (males nulis wkwkwk…)

Kapan Harus Ke Dokter? Waspadai Tanda-tanda Kegawatan

Wajib menghubungi tenaga kesehatan terdekat jika:
1) Anak anda berusia kurang dari 3 bulan dan demamnya mencapai 38*C atau lebih.
2) Anak berusia antara 3-6 bulan, demamnya mencapai 39*C atau lebih.
3) Muntah-muntah terus.
4) Menolak menyusu, atau menolak minum dan makan.
5) Nampak sangat lemas.
6) Kesadarannya menurun.
7) Muncul tanda-tanda dehidrasi.
8) Anak kejang.
9) Demam sampai lebih dari 5 hari.
10) Anak jadi sesak.
11) Muncul bercak-bercak di tubuh yang tidak hilang dilihat pakai gelas (eaaa susah nulisnya…)
12) Anak nangis terus dan nampak tidak nyaman.
13) Hal-hal lain yang Anda kuatirkan… Jadi ortu itu yang pertama, trust to your feeling… apalagi kalo anaknya balita…

Udah segini dulu… Kalau mau tahu lebih banyak, ini saya kasih sedikit referensi yang layak dipercaya… Kalau masih galau, hubungi dokter langganan Anda… Hehehe…

Penanganan Demam Pada Anak, http://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak/penanganan-demam-pada-anak
Tepatkah Madu Diberikan Pada Bayi, http://www.idai.or.id/artikel/klinik/pengasuhan-anak/tepatkah-madu-diberikan-pada-bayi
Fever in Children, http://www.nhs.uk/conditions/feverchildren/Pages/Introduction.aspx
Treating a fever (high temperature) in children, http://www.nhs.uk/Conditions/pregnancy-and-baby/Pages/treating-high-temperature-children.aspx

Colchester, Essex, 12 Januari 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s