Harlah Bu Zeynita Gibbons (ODOP Day 6 of 99)

3-jan-2017

Sekitar akhir November tetiba Pakne Krucils mengabari, “Aku diundang Kemenristekdikti ke Jakarta, Bu…”
“Kapan?”
“Akhir Desember…”
“Berapa lama?”
“Sekitar dua minggu…”
“Tiket dibayari?”
“Iya…”
“Cuma kamu thok?”
“Ada sekitar 40-an dosen Indonesia di luar negeri yang diundang. Tiket dan akomodasi dibayari…”

Tarik napas lagi. Mau ikut jelas gak mungkin karena anak-anak belum libur sekolah. Dan libur Christmas-New Year cuma 2 minggu. Nggak impas dengan harga tiketnya yang selangit karena peak season. Alhasil selama sekitar 10 hari saya dan anak-anak diasuh oleh teman-teman di Colchester.

Alhamdulillah Pakne Krucils dan semua oleh-oleh titipan Mama tiba dengan selamat nyampe Colchester… hehehe… Bersyukur pula beberapa hari setelahnya ternyata Mbak Meta Mbak Heni, mahasiswa S3 Matematika ITB, yang mau riset di Colchester 2 bulan, juga sudah nyampai. Begitu pula beberapa keluarga yang pulang ke Indonesia dengan beragam keperluan, di akhir Desember semua tiba dengan selamat di kota yang mengklaim sebagai Britain’s Oldest Recorded Town and First City ini.

“Ngundang orang-orang makan tanggal 3, yuk, Pak… Khan aku umur 10 tanggal itu… Trus kamu khan belum kasih aku kado… Ini aja kadonya, vacuum, bersihkan kompor, belanja, ngundang orang-orang… Sekali-sekali ngumpul gak pas weekend biar Bu Ita bisa ikut hadir…”

Bu Ita, nama lengkapnya Bu Zeynita Gibbons, biasanya bekerja di sebuah rumah jompo merawat para lansia di akhir pekan. Alhasil kalau acara kumpul-kumpul semacam pengajian di akhir pekan, beliau sering nggak bisa datang. Nah, kebetulan khan sekolah sedang libur. Jadilah milih tanggal itu.

Karena acara intinya adalah makan siang menyambut kedatangan Mbak Meta, Mbak Heni, syukuran dan silaturahmi, diputuskanlah mengundang Indonesians in Colchester. Bikin nasi kuning, urap, iga panggang kambing, tongseng daging sapi, dan cake. Tadinya berencana beli ayam goreng tepung di kedai halal, untuk siapa tahu ada yang gak makan daging merah, eh ternyata warungnya bukanya sore… Ya sudah mau bagaimana lagi… Maksud hati pengen bikin sendiri apa daya tangan tak sampai…

Selidik punya selidik, ternyata Bu Ita, sesepuh warga Indonesia di Colchester, berumur 60 tanggal 6 Januari. Maka saya pun menugaskan Pakne Krucils pesan kue untuk beliau.
“Ditulisi apa?”
“Selamat berusia 60 Bu Zeynita Gibbons, semoga diberikan kesehatan dan keberkahan, dari Indonesians in Colchester.”
“Kamu mau pesan kue ukuran berapa? Mana cukup tulisan segitu?”
“Lha ya kamu itu gitu aja kok ya nanya… It’s not a rocket science, khan…”
Hayati lelah, deehhh…

Alhamdulillah meski dengan persiapan yang minimalis, acara berlangsung lancar. Acara intinya sebenarnya, ya… makan-makan… hihihi…

Atas nama kerabat kerja yang bertugas pada hari Selasa, 3 Januari 2017, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kehadiran Indonesians in Colchester di kediaman kami. Mohon maaf atas segala kekurangan. Mudah-mudahan kita semua bisa dikumpulkan kembali dalam kesempatan baik lainnya…

Colchester, Essex, 7 Januari 2017

3-jan-2017-1

kue-bu-ita

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s