Empat (4) Hari Tanpa Media Sosial

fahdiy 2009 1
Me and krucil No 1

A journey of a thousand miles begins with a single steps. Begitu kata Lao Tzu, Perjalanan ribuan kilometer diawali dengan satu langkah maju. Kalau nggak pernah maju ya ribuan kilometer itu tidak akan pernah ditempuh.

Ribuan kilometer itu adalah menghafal Alquran. Kalau dipikir-pikir, rasanya kok mustahil mau menghafal Alquran di Colchester. Kota kecil, komunitas muslimnya minoritas, masjid kota cuma ada satu, kalau sholat Jumat hanya ada di masjid kota dan di ruang kelas universitas yang disulap jadi ruang sholat Jumat, sudah begitu bahasa Arab nggak bisa. Ditambah lagi dulu ketika masih di Indonesia pun sebetulnya sudah berkali-kali berusaha menghafal Alquran, dan selalu berakhir dengan kegagalan dengan berbagai penyebab. Tersering adalah karena tidak ada konsistensi dalam kelompok. Ya, karena dulu menghafal Alquran adalah program berkelompok dengan sesama teman kuliah yang mau, bukan individual.

Tetapi bisa jadi penghalang terbesar sebetulnya adalah rasa takut itu sendiri. Takut gagal, takut nggak bisa, takut nggak akan pernah berhasil. Puji syukur kepada Allah Swt, Dia masih memberikan bantuan.

Sekitar 2 minggu lalu, setelah mengantar krucils ke sekolah, pulangnya ketemu Bu Ilen yang sedang nunggu bus di trotoar. Beliau mau ke universitas. Setelah ngobrol ke sana- ke mari, sampailah kami pada satu kesimpulan membuat forum menghafal Alquran untuk anak-anak. Bu Ilen yang sedang menempuh PhD berkepentingan untuk membua forum ini karena 2 anak remajanya sebetulnya sudah biasa menghafal Alquran ketika masih sekolah di Indonesia. Si Sulung sudah hafal sekurangnya 7 juz, sementara anak kedua hafal 3 juz. Bu Ilen kuatir hafalannya anak-anaknya rontok satu per satu kalau tidak ada forum berjamaah yang menjaganya.

Saya langsung menyambut baik idenya, dan langsung ‘menantang’ untuk menyelenggarakan forum hafalan Alquran itu di hari Sabtunya. Program sudah berjalan 2 kali. Masih jauh dari sempurna. Tapi progresnya, buat saya ada.

Karena ada forum menghafal Alquran, langkah pertama yang dilakukan adalah yang penting jalan dulu. Bagaimana nanti proses atau cara menghafal, yang penting masuk jalan dulu. Niat dulu. Pertemuan pertama menghafal Alquran, masih kacau karena kita juga nggak tahu apa targetnya dan bagaimana membuat teknis pelaksanaan untuk mencapai target itu. Alhasil di forum krucils lebih banyak ngemil dan main dan makan. Biarlah… Nggak apa-apa. Dievaluasi sambil jalan.

Pertemuan kedua sudah lebih baik. Saya setor hafalan An Naba’ dan An Nazi’at. Dinara setor hafalan An Naas. Fahdiy sebetunya sudah hafal Al Fiil, Al Quraisy, Al Ma’un, Al Kautsar, dan sudah hampir hafal Al Kafiruun, An Nasr, serta Al Masad (Al Lahab) karena di madrasah mulainya dari Al Fiil turun ke An Naas. Di forum hafalan, dimulai dari An Naas, jadi dia sudah lumayan hafal surat itu. Al Ikhlas hampir. Yang berat sepertinya Al Falaq.

Dan hari ini ibunya insyaAllah sudah nambah hafalannya ke ‘Abasa. Alhamdulillah. Nggak berani masang target harus hafal 30 juz dalam 88 hari. Bisa hafal 3 juz saja sudah bersyukur banget. Syukur-syukur 5 juz. Tapi yang penting fokus menghafal sajalah… Yang penting setiap ketemu di forum hafalan, ada setoran baru. Itu saja dulu targetnya.

Sambil ibunya jalan menghafal Alquran, tutup facebook, dan mulai memperbanyak baca buku; mudah-mudahan krucils juga semakin cepat nambah hafalan Alqurannya.

Target 84 hari ke depan adalah hidup tanpa media sosial. Kalau memungkinkan mulai September pengennya memulai program 1821-nya Abah Ihsan. Jam 18.00-21.00 internet dimatikan. Kenapa nunggu September?

Soalnya selama Ramadan kemungkinan justru dosis nge-net krucils bertambah dua kali lipat. Setelah memberi makan sore sepulang sekolah, sekitar jam 16.00 besar kemungkinan kedua ortunya KO alias perlu tidur sehingga krucils diasuh internet. Bangun jam 19.00 untuk sholat Asar, ngasih makan malam krucils sambil menunggu Maghrib jam 21.00-21.30.

Tidur sore ini jadi semcam wajib di bulan Ramadan karena subuhnya jam 2.30. Dan entah kenapa jam-jam sore adalah jam terlemah buat ortu krucils.

Juni adalah puncak musim panas, di mana siang terpanjang ada di bulan ini. Alhamdulillah akan disambut dan dilalui dengan puasa Ramadan. Dan insyaAllah, menambah hafalan Alquran. Bismillah, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar… Innallaha ma’ana…

Colchester, 25 April 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s