Penjelasan sederhana proses pembuatan vaksin (ODOP Day 61 of 99)

Bukunya Iin

Krucil keempat foto jejer buku Vaksin dan Vaksinasi, Dokter mengungkap FAKTA di tengah KONTROVERSI (penerbit Jaring Pena Surabaya), karya dr. Nurul Inayah, Muslimah Hizbut Tahrir Surabaya, dokter Pusvetma Kementrian Pertanian Republik Indonesia)

Sudah waktunya ummat Islam harus mulai serius belajar bahasa, matematika, dan sains. Jangan lagi ada pengemban dakwah sampai punya pemikiran, “Toh tidak ada jaminan kalau divaksinasi nanti anak menjadi tidak sakit? Anaknya si itu nggak divaksinasi sehat-sehat saja. Anaknya si ini divaksinasi eh malah sakit.” Kalau ada pejuang syariah dan khilafah punya pertanyaan semacam itu, mungkin perlu menghubungi guru matematika SMU untuk belajar statistika dulu. Baru setelah itu akan nyambung ketika diberi penjelasan oleh para dokter.

Kalau dokternya justru yang nggak paham statistik? Ya dokternya harus belajar statistika lagi. Katanya ilmu kedokteran itu khan life-long education, belajar sepanjang hayat. Kalau zaman saya belasan tahun lalu, masuk di mata kuliah Ilmu Kesehatan Masyarakat (Public Health). Jadi mengevalusi risk and benefit segala jenis terapi itu salah satu dasar ilmunya adalah statistika.

Berikut penjelasan sederhana pembuatan vaksin dari dokter Piprim (dokter spesialis anak, konsultan jantung anak, sekretaris umum PP IDAI, dosen di FKUI-RSCM, founder rumah Vaksinasi, kalau nggak salah kader Tarbiyah-PKS)

Sumber tulisan: twitter dr Piprim

1) Ada yg tau gambar ini ? Apa fungsinya alat ini? (lihat gambar di bawah ini)
mortar

2) Ya betul foto di point 1) adalah lumpang atau mortir dan stamfer yg dipake utk menggerus obat menjadi puyer..
3) Pada pembuatan obat dg lumpang ini semua bahan baku serta bahan obat aktifnya dicampur jadi satu. Bersinggungan satu sama lain.
4) Nah kalo proses pembuatan vaksin seperti menggerus obat dalam lumpang,tripsin babi dicampur bahan aktif antigen vaksin, maka vaksin haram.
5) Proses pembuatan vaksin sama sekali berbeda dengan meracik obat dalam lumpang. Beda total. Jangan salah persepsi.
6) Produksi obat dan vaksin skala industri menggunakan sistem industrial plant yg kompleks dan terintegrasi. Beda dg menggerus puyer.
7) Utk bikin vaksin perlu a. Produksi seed (parent seed, master seed, dan working seed) b. Fermentasi working seed c. Isolasi antigen vaksin.
8) d. Purifikasi (pemurnian) polisakarida vaksin.jadi ada berbagai tahap shg bahan baku utk keperluan tertentu tdk besinggungan satu sm lain.
9) Semua vaksin produksi Biofarma tdk mengandung enzym tripsin yg berasal dari babi..
10) Nah skrg bagaimana vaksin yg pada prosesnya memerlukan tripsin babi sbg katalisator prosesnya?
11) Enzym tripsin babi hanya berfungsi sbg ‘gunting’ utk memecah rantai panjang protein mjd peptida rantai pendek as amino.
12) Jadi tripsin babi ini tidak dimakan oleh bakteri penghasil vaksin tsb..dg kata lain enzim babi hanya bersinggungan dg sel sel bakteri.
13) Sel-sel bakteri setelah mengalami fermentasi kmd dipecah dan polisakarida yg ada di sebelah dalam dinding bakteri tsb diambil.
14) Polisakarida inilah yg digunakan sbg antigen/vaksin. Jadi polisakarida tsb tdk bersinggungan baik langsung atau tidak dg enzim babi tsb.
15) Polisakarida tsb kmd mengalami purifikasi dg cara pencucian dan penyaringan bbrp kali utk mdptkan polisakarida vaksin yg murni.
16) Ini ilustrasi proses pembuatan polisakarida vaksin..tampak bhw antigen vaksin tdk bersinggungan dg tripsin babi.. (lihat gambar di bawah ini)
protein ke polisakarida
17) Proses pencucian dan pengenceran working seed tjd 1:67.5 milyar kali…jd dicuci dan diencerkan 67.5 milyar kali sodara-sodara…
18) Keputusan hukum PP Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama no 04 th 2010 ttg vaksin meningitis: pensuciannya sesuai utk najis berat
19) Pensucian cukup dg cara mengeluarkan/membuang enzym babi yg hanya bersinggungan dan TIDAK LARUT dan TIDAK MENYATU dg bakteri penghasil vaksin.
20) Hukum vaksinasi meningitis adl mubah (boleh) dan mjd wajib bila tanpa imunisasi itu dikhawatirkan akan terinfeksi bakteri meningitis..
21) Vaksin yg dlm prosesnya menggunakan tripsi babi adl vaksin Meningitis, Polio injeksi, dan Rotavirus… (catatan dari Fira: Jadi vaksin polio dalam PIN yang diberikan secara tetes (oral) dalam prosesnya tidak menggunakan tripsin babi)
22) Dgn pemaparan proses pembuatan vaksin spt di atas maka jelas bahwa penggunaan tripsin babi sbg katalisator tsb tdk sama dg membuat puyer.
23) Demikian scr ringkas pemaparan proses pembuatan vaksin. Para ahli sdg mencoba terus mengusahakan enzym selain tripsin babi, smg berhasil.
24) Kabar baik ttg Biofarma yg mampu membuat parent seed halal.. (lihat gambar di bawah)

parent seed halal

26) Ilustrasi menarik ttg kaitan surat Al Baqarah 173 dg vaksin..smg bermanfaat..
27) Bahan kultwit ttg kehalalan vaksin diambil dari presentasi Prof DR Umar Anggara Jenie, guru besar Farmasi UGM pd lokakarya JPH di Jkt..

Colchester, 10 Maret 2016

Advertisements

2 thoughts on “Penjelasan sederhana proses pembuatan vaksin (ODOP Day 61 of 99)

  1. Pingback: Penjelasan sederhana proses pembuatan vaksin (ODOP Day 61 of 99) | Kabar Pendidikan Luar Biasa

  2. Pingback: Daftar Lengkap Nulis Kurikulum 0-5 tahun di Inggris (ODOP Day 99 of 99) – Rumah kecil di seberang universitas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s