Pengajian Kibar Colchester Januari 2016 (ODOP Day 21 of 2016)

kibar c1

(Dari kiri ke kanan: Mahdi, Dinara, Bunda di belakang Dinara, Fahdiy, Mbak Layyina)

Acara pengajian Keluarga Islam Britania Raya di Colchester (Kibar Colchester) kemarin menghadirkan Pak Luqyan Tamanni (PhD student di University of Glasgow) sebagai narasumber, Mbak Layyina sebagai host/moderator acara, Fahdiy sebagai pembaca Alquran, dan Dinara sebagai pembaca terjemahan bahasa Inggris.

Bertempat di kediaman Pak Ahmad Jamaan dan Bu Yuslenita, Pak Luqyan memberikan taushiyah dengan mengutip salah satu judul Rhoma Irama yakni Berkelana. Beliau menyatakan semua warga Kibar Colchester adalah pengelana, dan harapannya sebagai pengelana yang pembelajar dan pengelana yang mencari rizki, akan banyak mendapatkan pertolongan Allah Swt.

Allah Swt memerintahkan manusia untuk berkelana ke seluruh dunia. Pak Luqyan menyampaikan ayat dari surat Al Jumua’ah ayat 10:
إِذَا قُضِيَتِ الصَّلاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الأرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ١٠

yang jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia menjadi kurang lebih, “Apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.”

Di dalam ayat tersebut ada 3 kewajiban manusia setelah sholat, yakni 1) fan tasyiruu fil ardhi (bertebaranlah kamu di muka bumi; 2) wabtaguu min fadhli (carilah karunia-Nya); dan 3) wadzkuruu katsiiran la’allakum tuflihuun (ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung).

Ketiganya dilakukan secara bersamaan. Fan tasyiruu, atau berkelana, tidak dibatasi di daerah ata negara tertentu tetapi dsebutkan fil ardhi, di seluruh bumi Allah. Sembari mencari min fadhli, keutamaan (fadhilah), yakni hal-hal yang baik dari apa-apa yang diindera selama berkelana atau merantau. Seorang muslim hendaknya minimal berperilaku seperti lebah, yang hanya mengambil hal-hal baik (saribunga) untuk diproduksi menjadi kebaikan pula (madu). Jika lebah saja mampu, semestinya muslim lebih dari itu.

Dan akhirnya, dengan semoga berkelana, merantau, atau bertebarannya kita di bumi Allah, tidak malah menjadikan kita ‘lupa’ kepada Allah tetapi dengan banyaknya pertolongan Allah selama kita jauh dari keluarga di tempat asal membuat kita menjadi manusia yang berdzikir yakni mengingat Allah. Jika semua dilakukan, maka itulah manusia yang beruntung.

Kira-kira begitu… Hehe… Lah cuma ndengerin saja, gak pake nyatet atau merekam :p

Semoga bermanfaat. Minimal untuk yang nulis.

Colchester, 30 Januari 2016

Advertisements

One thought on “Pengajian Kibar Colchester Januari 2016 (ODOP Day 21 of 2016)

  1. Pingback: Daftar Lengkap Nulis Kurikulum 0-5 tahun di Inggris (ODOP Day 99 of 99) – Rumah kecil di seberang universitas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s