Kurikulum Inggris untuk Anak 16-26 Bulan (bagian 1 dari 2) (ODOP Day 8 of 99)

P1040702

Pada usia 16-26 bulan, pemerintah Inggris menargetkan bahwa anak berusia 16-26 bulan menguasai hal-hal berikut ini. Saya menjadikan anak sebgai subjek dengan kata ganti ‘aku’ sesuai booklet aslinya.

AREA PRIMER

1) Target pada kemampuan berkomunikasi dan berbahasa (Communication and language)
Target pada kemampuan mendengar dan menyimak (Listening and attention)
– Ketika engkau bercerita/mendongeng/membacakan buku, aku suka untuk menirukan berbagai suara berbeda-beda yang kaubuat untuk menyesuaikan dengan tokoh/karakter di dalam cerita
– Ketika menyanyi atau membacakan syair, aku melibatkan diri dalam aktivitas dan bersuara yang berbeda-beda sesuai kisah, atau suara berbeda-beda sesuai karakter di dalam lagu atau suara yang dibuat oleh si karakter . (Catatan dari Fira: Untuk lagu bahasa Indonesia, lagu favoritnya Mahdi yang sering dinyanyikan Mama saya ketika di Indonesia dan berumur 20 bulan adalah Cicak-cicak di Dinding. Yang dia hafal pertama kali adalah bagian, “Hap!”
Ketika Dinara berusia sekitar 1,5 tahun, dan mudik ke Indonesia, Mama saya sering menyanyikan lagu Pelanduk dan Kelinci. Bagian favorit Dinara yang sering diulang-ulangnya adalah, “Aku mau ditembak!”).
– Ketika bermain dengan mainan-mainanku, aku bisa sangat larut dalam permainan sehingga kadang tidak mendengar ketika engkau berbicara kepadaku

Cara membantuku belajar:
– Bercerita kepadaku tentang suara-suara yang kita dengar ketika kita sedang pergi belanja ke toko/supermarket, atau ke taman bermain
– Membuat suara binatang-binatang atau benda-benda yang ada di dalam buku pada saat engkau bercerita/membaca buku denganku

Target terhadap pemahaman (Understanding)
– Aku bisa mengatakan nama-nama mainan atau sesuatu yang kuinginkan
– Kalau engkau memintaku untuk mengambil mainan atau sesuatu dari dalam keranjang atau kotak, aku bisa menemukan benda yang tepat
– Aku bisa memahami yang harus kulakukan ketika engkau mengatakan kepadaku satu macam hal seperti, “Lemparkan bolanya,” atau, “Taruh bayinya di tempat tidur.”

Cara membantuku belajar:
– Bermain denganku dengan permainan yang memberiku instruksi sedehana seperti, “Gulingkan bolanya,” atau, “Lemparkan bolanya”.
– Memberiku kesempatan untuk membongkar keranjang belanjaan dengan cara memberitahu aku untuk menemukan benda-benda tertentu semacam, “Ayo, cari buah apelnya”, atau, “Ayo cari biskuitnya.”

Target terhadap kemampuan berbicara (Speaking)
– Aku bisa mengucapkan kata yang engkau ucapkan, misalnya, “Oh Dear” atau “All Gone”. (Catatan Fira: Pada kisaran umur ini hampir semua anak saya belum bisa mengucapkan bismillah atau alhamdulillah secara lengkap. Tetapi kalau kita bertanya, “Sebelum makan kita bilang Bis?” Biasanya anak sudah bisa menyambung, “Millah,”. Kadang kalau mereka ingat ketik bersin akan bilang sendiri, “Lillah!” tanpa harus diingatkan)
– Aku mulai mengucapkan 2 kata dengan 1 suku kata seperti “want ball” atau “more juice” untuk mengatakan yang kuinginkan atau kubutuhkan (Catatan Fira: Pada umur ini biasanya anak-anak saya baru bisa mengatakan “lagi”, “bobo”, “maem”, “patu” untuk sepatu; secara umum adalah satu kata yang terdiri atas 2 suku kata dalam struktur bahasa Indonesia).
– Aku mulai menggunakan banyak kata-kata yang sering digunakan sehari-hari yang kuanggap penting semacam “banana”, “go”, “sleep” atau “hot” untuk mengatakan sesuatu kepadamu (Catatan dari pengalaman pribadi: kata-kata yang dianggap penting oleh krucils pada umur ini adalah ayah, buna (bunda), lepaskan, mas, mbak, pinjam, mau, angis (nangis), yes, no, ayo, baby, “akit” untuk sakit, “osat” untuk sholat, dsb)
– Aku mulai mengajukan pertanyaan semacam, “Apa itu?” dan “Kenapa?”
– Kadang-kadang ketika sedang bermain sendiri atau bermain bersamamu, mainanku mengingatkanku kepada sesuatu yang lain dan aku membicarakan hal-hal lain yang lain tersebut denganmu.

Cara membantuku belajar:
– Memberiku kesempatan untuk memilih misalnya, “Mau yoghurt atau pisang?”

2) Target perkembangan fisik (Physical Development)
Target pada Kemampuan bergerak dan mengendali (Moving and handling)
– Aku bisa menaiki tangga jika ada orang dewasa memegang tanganku
– Aku bisa menuruni tangga dengan berjalan merangkak mundur, berpegangan pada anak tangga, dan menuruni anak tangga satu-persatu
– Aku mengetahui bahwa jika aku menggerakkan pensil atau krayon secara melingkar, naik dan turun dan menyilang, coretan yang kubuat di atas kertas akan sama sebagaimana arah aku menggerakkan tanganku

Cara membantuku belajar
–  Memberiku tas kecil untuk kuisi ketika kita berbelanja
– Memberiku keranjang untuk wadah benda-benda menarik yang kutemukan ketika bermain lumpur
– Memberiku paku dan pisau mainan untuk kugunakan ketik aku bermain plastisin/playdough

Kesehatan dan keselamatan diri (Health and sel-care)
– Aku bisa mengatakan kepadamu tentang makanan dan minuman apa yang kusukai dan tidak kusukai
– Aku suka mencoba makanan baru
– Aku bisa memegang cangkir/gelas (plastik) bercorong (lihat gambar ilustrasi) dan menumpahkan hanya sedikit air ketika meminum dari gelas

lidded cup
– Aku bisa mengatakan kepadamu kalau popok atau celanaku perlu diganti
– Aku bisa mengatakan kepadamu kalau aku perlu buang air dan ingin ke toilet
– Aku suka membantu ketika engkau memakaikan pakaian kepadaku atau melpas pakaianku, dengan cara memilih pakaianku sendiri dan mencoba memakai pakaian sendiri.
– Ketika engkau mengganti popokku, aku bisa menemukan popok yang baru/bersih dan memberikan kepadamu

Cara membantuku belajar:
– Memberiku kesempatan mencuci tangan dan muka secara mandiri
– Memberiku kesempatab untuk memakai sepatu secara mandiri

3) Target perkembangan individu, sosial, dan emosional (Personal, social, and emotional development)
Target pada kemampuan berhubungan dengan orang lain (Making relationship)
– Aku senang bermain di dekat anak lain
– Aku bisa bermain sendiri atau bermain bersama anak lain, tetapi ketika aku lelah/capek, takut, atau sedih, aku akan mencari orang dewasa yang kukenal.
– Aku bisa bergiliran dengan orang dewasa saat bermain, misalnya menggelindingkan bola ke depan dan ke belakang

Cara membantuku belajar:
– Bermain ‘meniru’ bersamaku. Misalnya, kita bersama-sama memukul-mukul pagar untuk membuat keramaian, dengan menggunakan sendok jenis yang sama

Target membangun kepercayaan diri dan kesadaran diri (Self confidence and self awareness)
– Aku bisa bermain dengan mainan baru sendirian, tetapi aku akan mencari orang dewasa yang kukenal jika memerlukan bantuan
– Aku mulai menggunakan mainan-mainanku untuk berpura-pura bahwa mereka adalah sesuatu yang lain, misalnya boneka sebagai bayi sungguhan
– Aku mencoba melakukan segala sesuatu secara mandiri, misalnya berusaha memakai sepatu sendiri dan mengatakan, “Enggak mau” ketika engkau akan membantuku

Cara membantuku belajar:
– Membuat foto atau rekaman video tentang diriku yang sedang melakukan sesuatu atau sedang mengatakan sesuatu, lantas engkau menceritakan kepadaku tentang apa yang sedang kukerjakan/kuomongkan pada saat dioto/direkam video
– Engkau menggunakan mainan atau bonekaku dan menunjukkan kepadaku bagaimana berpura-pura kalau boneka adalah bayi sungguhan, dan bagaimana mengasuh boneka bayi itu; atau berpura-pura jika mobil-mobilanku bisa berjalan dan bepergian
– Berbicara kepadaku tentang benda-benda yang engkau gunakan dan apa saja yang engkau lakukan dengan benda-benda tersebut

Target pada kemampuan mengelola perasaan dan perilaku (Managing feelings and behaviour)
– Aku akan ketakutan/cemas ketika mendengar orang yang kukenal menangis, atau aku akan gembira dan tenang ketika mendengar suara orang dewasa yang kukenal
– Kadang-kadang aku menjadi marah ketika aku ingin melakukan sesuatu tetapi belum mampu melakukannya
– Daripada engkau mengatakan, “Jangan!”, kalau engkau mengatakan apa yang harus kulakukan, kadang-kadang aku bisa melakukannya
– Aku tahu yang mana mainan milikku dan mana mainan milik teman-temanku dan aku mengetahui kadang-kadang aku harus berbagi meminjamkan mainanku kepada teman-temanku

Cara membantuku belajar:
– Pada saat makan bersama, memberiku kesempatan menolongmu meletakkan makanan (seperti sandwich dan potongan buah) di dalam piring untuk dimakan orang lain

AREA SPESIFIK (literasi, matematika, pengetahuan alam; dan seni dan desain) untuk anak 16-26 bulan

Bersambung…

Colchester, 16 Januari 2016

Advertisements

One thought on “Kurikulum Inggris untuk Anak 16-26 Bulan (bagian 1 dari 2) (ODOP Day 8 of 99)

  1. Pingback: Daftar Lengkap Nulis Kurikulum 0-5 tahun di Inggris (ODOP Day 99 of 99) – Rumah kecil di seberang universitas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s