Pengantar Kurikulum 0-5 tahun di Inggris bagian 2 dari 2 (ODOP Day 4 of 99)

P1060801

(Dinara, Dara, dan Mbah Putri bersama guru PAUD di Scotholme Primary School Nottingham, UK, tahun 2013)

Secara umum, pemerintah Inggris menargetkan pada saat berusia 5 tahun, anak menguasai sebagian besar kecakapan berikut ini:

AREA PRIMER

1) Bahasa dan Komunikasi
Target pada kemampuan menyimak dan memperhatikan (listening and attention):
– Anak memiliki kemampuan untuk menyimak dengan baik pada beragam situasi. Anak menyimak ketika guru/pengasuh bercerita/mendongeng atau membacakan buku cerita
– Anak mengantisipasi kejadian yang akan terjadi (misalnya jika ditanya, “Kira-kira apa yang terjadi dengan harimau kemudian?” sebelum pengajar/pengasuh melanjutkan cerita atau membuka buku), memberikan respon terhadap apa yang didengar dengan komentar/pertanyaan balik yang relevan, atau aksi yang sesuai (Misalnya, anak tidak menjawab secara lisan, tetapi melompat, memeragakan gerakan mencakar, dan sebagainya).
– Anak memberikan perhatian kepada ucapan orang lain dan memberikan tanggapan yang sesuai, dalam waktu yang bersamaan ia melakukan aktivitas lain (Misalnya, ia bermain dan pengajar/pengasuh bertanya tentang apa yang dikerjakan, siapa nama boneka, berapa jumlah binatangnya dst).

Target pada kemampuan memahami (Understanding)
– Anak mengikuti instruksi yang melibatkan beberapa hal atau aktivitas (“Ambil 2 buah kubus hijau di dalam keranjang, dan masukkan ke dalam kotak merah, lalu kembali ke sini.”)
– Anak mampu menjawab pertanyaan terkait dengan pengalaman dan tanggapan terhadap cerita atau kejadian. Pertanyaannya berupa ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’. (Mengapa Putri Elsa tidak mau main dengan Putri Anna lagi? Bagaimana menurutmu perasaan Putri Anna?)

Target pada kemampuan berbicara
– Anak mengekspresikan diri mereka (atau bercerita) secara efektif, menunjukkan kemampuan memahami apa yang diharapkan oleh penanya atau pendengar.
– Anak menggunakan bentuk kalimat past, present, dan future forms secara akurat ketika berbicara tentang kejadian yang sudah terjadi atau akan terjadi di masa mendatang.
– Anak mengembangkan kemampuan bernarasi/bercerita dan menjelaskan, dengan cara menghubungkan ide atau kejadian.

2) Perkembangan Fisik (Physical Development)
Target pada kemampuan gerak dan kendali (moving and handling):
– Anak menujukkan kemampuan kendali dan koordinasi yang  baik dalam gerakan motorik kasar dan halus.
– Anak memiliki percaya diri dalam beragam jenis aktivitas gerak fisik dan bisa memperkirakan keamanan (misal ketika berjalan di atas balok kesetimbangan 30 cm dari atas tanah).
– Anak mampu mengendalikan benda dan alat secara efektif, termasuk mengendalikan pensil untuk menulis.

Target pada kesehatan dan keselamatan diri (Health and safe-care)
– Anak memahami manfaat olahraga, mengonsumsi makanan sehat bergizi, dan mengungkapkan cara agar bisa tetap sehat dan aman.
– Anak mampu melaksanakan target kebersihan individu dasar (misal cuci tangan), termasuk berpakaian dan ke toilet secara mandiri.

3) Perkembangan individu, sosial, dan emosional (Personal, social and emotional development)
Target pada kepercayaan dan kesadaran diri (Self-confidence and self-awareness)
– Anak memiliki rasa percaya diri untuk mencoba aktivitas baru, dan mengungkapkan mengapa mereka menyukai aktivitas tertentu lebih dari yang lainnya.
– Anak memiliki rasa percaya diri untuk berbicara di dalam kelompok yang orang-orangnya dia kenal baik, mengungkapkan ide/gagasannya, dan memilih apa-apa yang diperlukan untuk aktivitas yang ia rencanakan.
– Anak mempu mengungkapkan ketika mereka memerlukan atau tidak memerlukan bantuan.

Target pada pengelolaan perasaan dan perilaku (Managing feeling and behaviour)
– Anak mampu mengungkapkan bagaimana mereka atau orang lain menunjukkan perasaannya.
– Anak memahami perilaku diri sendiri dan orang lain, konsekuensi dari perilaku tersebut, dan memahami bahwa beberapa perilaku adalah perilaku buruk yang tidak diterima orang lain.
– Anak mampu bekerja sama di dalam kelompok/tim, atau kelas, dan mampu mengikuti peraturan.
– Anak mampu menyesuaikan perilakunya dalam situasi yang berbeda-beda, dan beradaptasi ketika terjadi perubahan dalam rutinitas.

Target pada kemampuan berhubungan dengan orang lain (Making relationship)
– Anak mampu bermain dengan anak lain dengan baik (ko-operatif), memiliki kemampuan bergiliran.
– Anak mampu menerima ide orang lain (pengasuh/pengajar dan/atau teman-temannya) tentang bagaimana sebuah kegiatan akan dikerjakan bersama-sama.
– Anak menunjukkan kepekaan (sensitivity) terhadap orang lain dan perasaan orang lain, dan membangun hubungan yang positif dengan orang dewasa dan anak lain di sekelilingnya.

AREA SPESIFIK

5) Literasi
Target kemampuan membaca:
– Anak mampu membaca dan memahami kalimat sederhana.
– Anak menggunakan pengetahuan mereka tentang fonologi/fonem/fonetik (bagaimana huruf dan kata diucapkan/dibunyikan) untuk membaca huruf-huruf dan kata-kata sederhana dan mampu membacanya keras dengan percaya diri.
– Anak mulai membaca beberapa kata-kata sukar yang umum dijumpai (common irregular or tricky words).
– Anak menunjukkan pemahaman terhadap yang dibacanya dan membicarakan dengan orang lain.

Target kemampuan menulis:
– Anak menggunakan pengetahuan fonologi/fonem/fonetik untuk menuliskan beberapa kata yang sesuai dengan bunyi yang diucapkannya.
– Anak menuliskan beberapa kata-kata sukar yang umum dijumpai.
– Anak mampu menulis kalimat sederhana yang bisa dibacanya sendiri dan bisa dibaca orang lain. Beberapa kata bisa jadi ditulis dengan benar, dan yang lain akan ditulis keliru secara fonetik (Ketika umur 4 tahun Dinara menulis ‘because’ sebagai ‘bicose’… Ngga tau sekarang…)

5) Matematika
Target pemahaman tentang Angka:
– Anak mampu menghitung 1 sampai 20, mengurutkannya, dan bisa mengatakan angka mana yang satu angka lebih banyak atau lebih sedikit dari angka lainnya.
– Anak menggunakan kosakata kuantitas (banyak, sedikit, besar, kecil, berat, ringan), menjumlah dan mengurangi di antara 2 angka yang berdigit tunggal (seperti 8+9 dan 9-8).
– Anak mampu menyelesaikan persoalan matematis; termasuk penggandaan (doubling), pembagian separuh (halving), dan pembagian umum (sharing).

Target pemahaman terhadap bentuk (2 dimensi), bangun ruang (3 dimensi), dan ukuran
– Anak menggunakan bahasa sehari-hari untuk membicarakan ukuran, berat, kapasitas, posisi, jarak waktu, dan uang, dalam rangka membandingkan kuantitas di antara benda (benda A kecil, benda B besar; benda C ringan, benda D berat; dst) dan untuk menyelesaikan persoalan sehari-hari.
– Anak mengenal, mencipta, dan mendeskripsikan pola gambar (lurus, lengkung, melingkar-lingkar, kotak-kotak)
– Anak mengeksplorasi karakteristik dan bentuk benda-benda di sekitarnya dan menggunakan bahasa matematika untuk mendeskripsikannya (jendela persegi empat berwarna hijau, tiga burung kecil berwarna hitam dst)

6) Pengetahuan Alam (Understanding the World)
Target terhadap pemahaman akan orang dan komunitas:
– Anak bercerita tentang kejadian/pengalaman mereka sebagai individu maupun sebagai bagian dari anggota keluarga.
– Anak memahami bahwa anak lain tidak selalu menyukai hal yang sama dengan dirinya, dan memiliki kepekaan terhadap hal tersebut.
– Anak memahami tentang persamaan dan perbedaan di antara dirinya dan orang lain, persamaan dan perbedaan antar-keluarga, komunitas, juga tradisi.

Target pemahaman tentang semesta (The world)
– Anak memahami persamaan dan perbedaan yang berkaitan dengan tempat, benda, bahan, dan makhluk hidup.
– Anak mampu berbicara tentang hal yang (menurutnya) menarik mengenai lingkungan mereka saat ini dan bagaimana lingkungan bisa berbeda-beda, bervariasi antara satu dengan yang lainnya.
– Anak membuat observasi terhadap binatang dan tumbuhan dan menjelaskan mengapa beberapa hal terjadi (mengapa daun berguguran? mengapa kita memberi makan binatang peliharaan sekolah?) dan mampu berbicara tentang perubahan yang terjadi.

Teknologi
– Anak mengenal berbagai jenis pemanfaatan teknologi di beberapa tempat, misalnya yang digunakan di sekolah dan di rumah.
– Anak memilih dan menggunakan teknologi untuk tujuan tertentu.

7) Seni dan Desain (Expressive art and design)
Target kemampuan mengeksplorasi, memanfaatkan media dan berbagai bahan/material:
– Anak bisa menyanyikan lagu, membuat musik dan menari, dan bereksperimen dengan cara yang berbeda-beda di antara mereka.
– Anak menggunakan dan mengeksplorasi berbagai jenis bahan, alat dan teknik, bereksperimen dengan warna, desain, tekstur, bentuk, dan fungsi secara aman.

Target kemampuan imajinasi (Being imaginatif)
– Dengan cara original, anak menggunakan apa yang mereka pahami tentang media dan bahan, serta memikirkan pemanfaatan dan tujuannya.
– Anak merepresentasikan ide/gagasan, pemikiran, dan perasaan mereka; melalui desain dan teknologi, seni, musik, tarian, seni peran, dan cerita.

Tulisan berikutnya tentang 7 area yang dibagi ke dalam 6 fase tumbuh kembang anak:
1) 0-11 bulan
2) 8-20 bulan
3) 16-26 bulan
4) 22-36 bulan
5) 30-50 bulan
6) 40-60 bulan (usia 5 tahun)

Colchester, 12 Januari 2016

Advertisements

3 thoughts on “Pengantar Kurikulum 0-5 tahun di Inggris bagian 2 dari 2 (ODOP Day 4 of 99)

  1. Pingback: Pengantar Kurikulum 0-5 tahun di Inggris bagian 1 dari 2 (ODOP Day 3 of 99) – Rumah kecil di seberang universitas

  2. Pingback: Belajar dari kasus Dino (ODOP Day 70 of 99) – Rumah kecil di seberang universitas

  3. Pingback: Daftar Lengkap Nulis Kurikulum 0-5 tahun di Inggris (ODOP Day 99 of 99) – Rumah kecil di seberang universitas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s