Masuk SD (Negeri), Mengapa Harus Berumur 7?

counting in 5
Membaca posting salah satu ibu-ibu yang akan pindah ke Indonesia dan berencana memasukkan buah hatinya ke SD. Beliau menulis, “Sebenarnya saya dan suami penginnya sekolahin anak di SD negeri aja. Kami pikir-pikir, kalau di negeri itu lebih fleksibel waktunya. Masuk pagi, pulang siang. Siangnya tapi nggak kesiangan banget, jadi anak-anak masih bisa makan siang dan sholat dzuhur di rumah, lalu tidur siang. Itu, sih, bayangan saya. Lalu sorenya, masih bisa ikut mengaji di mesjid atau ikut les-les olahraga macam renang atau sepak bola.

Idaman banget.

Tapi itu semua sirna, ketika belakangan ini penerimaan siswa SD negeri minimal usia 7 tahun. Ada juga yang belum genap 7 tahun diterima, tapi bukan di sekolah favorit. Hancur sudah harapan kami. Karena anak masih berusia 6 tahun 2 bulan.

***
Tanggapan saya berikut ini:

Kalau saya pribadi, menyarankan agar Mbak memasukkan anak ke SD SETELAH anak berusia 7 tahun, Mbak. Soal sekolahnya di mana, silakan memilih yang terbaik. Alasan saya memberikan saran ini di antaranya:
Pertama, di Inggris, (dan saya kira di semua negara maju), anak diwajibkan masuk sekolah betul2 berdasarkan umurnya. Jadi pasti harus mengisi formulir yang menyertakan tanggal kelahiran anak. Jadi semua anak Year 1 (TK nol Kecil) tahun ini, pasti tanggal lahirnya antara 1 September 2009 s/d 31 Agustus 2010.

Semua anak Year 3 (SD kelas 1) tahun ini pasti lahir antara 1 September 2007 s/d 31 Agustus 2008.

Anak laki-laki saya sekarang juga SD kelas 1 (Year 3). Dia lahir Juli 2008, jadi umurnya 7 tahun 5 bulan. Beberapa temannya sudah berulangtahun yang ke-8 sejak September sampai hari ini.

Kedua, ini faktor riset alias hasil penelitian ilmiah. Hasil penelitian membuktikan bahwa anak-anak yang lahirnya musim panas, (lahir Juni, Juli, Agustus, dan biasa disebut summer born children), karena umurnya paling muda di kelas, menurut hasil penelitian, anak2 ini *cenderung paling ketinggalan pelajaran di dalam kelas karena umurnya setahun lebih muda daripada teman2nya yang autumn born babies*.

Bertahun2 belakangan para orangtua dari para summerborn children berjuang agar mendapatkan fleksibilitas memasukkan anak ke sekolah karena tidak semua anak siap *dikompetisikan* dengan teman2 sekelasnya yang bisa jadi setahun lebih tua. Belakangan, perjuangan mereka membuahkan hasil. Anak2 yg lahir summer tidak langsung wajib masuk sekolah di bulan September persis setelah mereka berusia 4 tahun, tapi boleh menunda tahun depan ketika mereka berusia 5 tahun (wajib sekolah di Inggris adalah 4 tahun).

Berita2 tentang rendahnya prestasi akademik summerborn babies bisa di-google dengan judul misalnya Summer born children at the bottom of the class, Why August born children suffer at school, dan sebagainya.

Anyway, pemerintah Inggris juga TIDAK MEMAKSA orangtua untuk menunda anak masuk sekolah sesuai umurnya.

Ketiga, mata pelajaran untuk SD di Inggris kian sulit. Saya kira ini juga berlaku di semua negara, bahwa pemerintah MENAIKKAN standar kelulusan anak dalam ujian. Dengan demikian guru di kelas mengharapkan anak2 yang duduk di bangku SD adalah anak2 yang *sudah cukup matang* untuk *diblendreng* dengan kewajiban2 calistung.

Saran saya, kalau memang anaknya sudah kelihatan siap belajar, masukkan saja ke TK yang mengajarkan calistung secara formal. Sekadar gambaran di Inggris, semua anak yang SUDAH berusia 7 tahun diharapkan :
1) Sudah lancar membaca, menulis, dan mengarang cerita sederhana, tahu kapan menggunakan huruf besar dan kecil, tahu penggunaan tanda baca sederhana (titik, koma, tanda tanya, tanda seru, tanda kutip untuk dialog)
2) Mengenal angka 1-100, baik dalam bentuk angka dan huruf, hafal di luar kepala penjumlahan dan pengurangan 1-20, hafal di luar kepala perkalian 2, 5, dan 10 dan tahu kalau dibolak-balik dengan pembagian, tahu pecahan sederhana (1/2, 1/3, 1/4) dan tahu persamaan dalam pecahan, misalnya 1/2=2/4, atau 1/3=2/6.

Anak berusia 7 tahun yang belum menguasai itu semua, dinyatakan sebagai ‘tertinggal’, meski tetap akan naik kelas.

***
Mau nulis kurikulum PAUD dan TK di Inggris, mudah2an jadi selama Christmas-New Year Holiday ini…

Keterangan foto ilustrasi: Counting 2s, 5s, and 10s; sebagai basis dari perkalian 2, 5, dan 10, diajarkan di kelas Dinara ketika dia duduk di kelas Reception (siswa berusia 4-5 tahun)
Penjelasan guru:

“We have been using our maths meeting sessions to practise counting in 2s, 5s and 10s.

Today we practised counting in 5s and drew around our hands and cut them out. We stuck our hands on a big piece of paper & I wrote the numbers on as we said the numbers out loud.

We are getting better at counting in 2s, 5s and 10s. Keep practising at home too!”

Colchester, Essex, 15 Desember 2015

Advertisements

2 thoughts on “Masuk SD (Negeri), Mengapa Harus Berumur 7?

  1. Usia 7 thn itu anak usia matang untuk mulai masuk SD, knp? diusia 7 thn anak sudah mandiri, dan sudah bisa bersosialisasi dgn temannya jd sudah tdk memerlukan bantuan dari gurunya untuk ke toilet dll…..coba cek di psikologi anak usia dini

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s