Benjamin, Bayi yang dibuang ibu dan pemerintah Inggris

Pic shows: Benjamin. British social workers have flown the baby of a Slovak mum who had settled in Britain but no longer wanted the child back to Slovakia. The six-month-old boy called Benjamin was returned to Slovakia by two social workers from Liverpool. The tiny tot was handed over to Slovak social workers at Bratislava Airport. The unmarried mother who has not been identified told British Social Services that she did not want to take care of her baby anymore. The father of the baby is unknown but is believed to be Slovakian. As the baby had a Slovak birth certificate, British Social Service contacted the Slovak Center for International Legal Protection of Children and Youth. This is the government body which providing legal protection for children in foreign countries. Arrangements were then made to take the baby to Slovakia. A British social worker who was flying with Benjamin from Liverpool to Bratislava said the baby was a little bit nervous during the 2 hour and 40 minute long flight. She said: "His teeth are growing so he was crying a little bit more, but he is a cute baby and is at the moment all right." A Slovak social worker said: "I hope that his life here will be good. He will grow up in his homeland and he will learn his own culture. I think he will be happy." Andrea Cisarova, chief of the Centre for International Legal Protection of Children and Youth said: "The British informed us that the baby is legally our responsibility. We put in to take it back immediately. The baby is small but they decided to give it back to its homeland." Little Benjamin was taken to a children’s home and then given to a surrogate family who will look after him until he is adopted. (ends)

Benjamin dan pekerja sosial Inggris. sumber foto google images

Benjamin (6 bulan) dilahirkan di Liverpool oleh ibu berkebangsaan Slovakia, Bibiana Stranska (24 tahun). Ibu dan pasangannya tidak menikah dan memutuskan tetap tinggal di United Kingdom (UK). Stranska yang digambarkan sebagai ibu yang gemar pesta dan saat ini menjadi pelayan di kafe menyatakan tidak mau dan tidak mampu mengurus Benjamin sehingga anaknya diasuh pekerja sosial di UK.

Dua hari yang lalu pemerintah Inggris memutuskan mengembalikan Benjamin kepada pemerintah Slovakia. Secara legal formal Benjamin berkebangsaan Slovakia. Dia tidak bisa berkebangsaan Inggris karena orang tuanya tidak ada yang berkebangsaan Inggris. Stranska tidak bisa menjadi warga negara Inggris karena untuk menjadi warga negara Inggris, menurut peraturan, Masyarakat Ekonomi Eropa baru bisa menjadi warga Inggris jika sudah menetap di Ingris minimal 5 tahun.

Saat ini Benjamin tinggal bersama orang tua asuh sementara di Bratislava, ibukota Slovakia. Menunggu sampai ada yang mau mengadopsinya.

Ibu yang berpendidikan rendah. Hamil di luar nikah. Tidak mau bertanggungjawab atas bayinya.

Di sisi lain, pemerintah Inggris menghadapi problem banyaknya imigran yang tinggal di Inggris yang berpotensi menurunkan kualitas hidup masyarakat Inggris. Di tahun 2013 saja, 1 dari 4 bayi yang dilahirkan di Inggris, dilahirkan oleh ibu yang bukan berkebangsaan Inggris.

Akhirnya banyak juga yang berkomentar, seharusnya bayinya dipulangkan bersama ibu dan ayahnya.

Sebagai ibu sekaligus imigran yang berasal dari negara yang belum maju, di situ kadang saya merasa prihatin…

Colchester, Essex, 25 Mei 2015

Advertisements

One thought on “Benjamin, Bayi yang dibuang ibu dan pemerintah Inggris

  1. Disaat ada orang yg kepengen – merasa mampu lahir batin punya bayi malah ga dikasih. Disitu kadang saya merasa sedih *curhat cyiin?*
    Semoga benjamin mendapatkan keluarga asuh yang mumpuni & menyayangi diaa

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s